Untuk mengetahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) yang dialokasikan untuk Aceh serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), Anda dapat membacanya pada laporan berikut.
APBN
APBA
Laporan terbaru bisa dilihat di P2K-APBA.
Untuk mengetahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) yang dialokasikan untuk Aceh serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), Anda dapat membacanya pada laporan berikut.
APBN
APBA
Laporan terbaru bisa dilihat di P2K-APBA.
Informasi yang penting. Ini suatu permulaan yang bagus untuk mengetahui sejauh mana realisasi anggaran di Aceh. Kalau bisa lebih detil lagi: per kegiatan.
Saya sangat setuju ini informasi yang sangat penting untuk diketahui oleh masyrakat luas, khususnya dana yang dipergunakan adalah milik rakyat dan juga diperuntukkan untuk rakyat. Penting agar website ini lebih dapat diketahui oleh masyarakat luas. Karena saya pikir keberadaan website ini tidak banyak yang tahu buktinya dari sedikitnya orang yang meninggalkan comment2 (ato juga bisa jadi malas kasih komen). Sosialisasi mungkin bisa dilakukan dengan kerjasama dengan koran serambi untuk membuat semacam iklan dan pemberitahuan kalo tersedianya link buat masayarakat untuk mengetahui realisasi anggaran dan informasi lainnya yang berkaitan dengan pembangunan. Ato bisa juga dengan buat spanduk besar2 ditengah kota tentang website ini biar semua orang tau :)
Dengan adanya informasi seperti ini akan lebih memudahkan kinerja pemerintah dalam mengetahui dan menindaklanjuti kalo ada penyimpangan2 dana yang dapat dengan mudah diketahui dan ditindaklanjuti. Dan juga mendukung roses perencanaan yang partisipatif, melibatkan masyarakat luas.
Salam hangat dari Virginia, AS
Saya pekerja pers dan wartawan SKU haba Rakyat, situs Biro Pembangunan Aceh sangat informatif dan semoga tetap bisa memberikan informasi terutama menyangkut anggaran dan kami pekerja pers sangat terbantu untuk bisa mengontrol realisasi anggaran dan mohon juga alokasi dana tahun 2010 agar dapat di informasikan, terlebih untuk pagu anggaran yang menyangkut dengan dana aspirasi dewan DPRA dan dana bantuan rumah ibadah, karena disinyalir dana ini penuh birahi dan digerayangi oleh calo-calo, yang selalu mencari keuntungan pada panitia pembangunan rumah ibadah, katanya bisa menggoalkan pengurusan bantuan, padahal memang sudah masuk daftar dpa, karena keterbatasan informasi masyarakat ya percaya aja. trims
Ismayadi