Disaster Risk Reduction

undp

United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah RI akan mengadakan sebuah program yang diberi nama Disaster Risk Reduction in Development di Aceh (DRR-A) yang dilaksanakan oleh pusat studi penanggulangan bencana, Tsunami and Disaster Mitigation Research Centre (TDMRC), Universitas Syiah Kuala.

Pemerintah RI telah meminta UNDP untuk terus mendukung kegiatan DRR-A menggunakan dana bantuan luar negeri sebelum nanti pada tahun 2010 baru menggunakan dana dari Daftar Isian Proyek Anggaran (DIPA). Namun demikian, diperlukan sedikit waktu untuk mencairkan dana luar negeri tersebut mengikuti prosedur  yang ditetapkan pada Peraturan Pemerintah No. 2/2006 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman dan atau Penerimaan Hibah serta Penerusan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri dan Keputusan Presiden No. 80/2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa. Agar kegiatan DRR-A tetap berlangsung sesuai jadwal, UNDP telah mengucurkan dana sesuai dengan izin dari Pemerintah RI. Dana untuk DRR-A akan dipakai untuk penguatan kapasitas lembaga dan kegiatan lain yang dibutuhkan oleh TDMRC.

Menurut UNDP, selama lebih kurang 4-5 bulan telah dilakukan pertemuan-pertemuan dan workshop untuk membantu TDMRC dalam membuat perencanaan guna mensukseskan DRR-A. Hasilnya adalah final draft rencana pembangunan institusi strategis, rencana kerja tahunan, rencana penempatan sumberdaya manusia, dan organigrame (struktur organisasi). Draft ini semua telah ditelaah dan disetujui secara lisan oleh Pemerintah Aceh dan TDMRC pada pertemuan di UNDP.

UNDP telah membantu menyiapkan beberapa hal terkait pelaksanaan DRR-A ini.

  1. UNDP telah membantu Biro Organisasi untuk memulai membuat draft Qanun tentang BPBD. Local Action Plan juga telah dibuat bekerjasama dengan BAPPEDA. Lokakarya untuk mengenalkan Disaster Data and Information (DiBi) juga telah dilaksanakan pada tangga 10 Juni 2009. UNDP juga mendukung Pemerintah Aceh untuk ikut serta dalam pelatihan internasional yang diberi nama “Indian Ocean Wave Exercise 2009” (IOWave 09) yang akan dilaksanakan di Aceh. IOWave 09 akan menguji kesiapan negara-negara di kawasan Samudra India dalam menghadapi keadaan darurat akibat tsunami. Minggu lalu UNDP bekerjasama dengan Pemerintah Aceh telah pula mengadakan serangkain lokakarya untuk menyiapkan Standard Operating Procedures (SOP) dalam menghadapi tsunami.
  2. Telah ditunjuk sebuah konsultan untuk melakukan review dan perumusan Community Based Disaster Risk Reduction (CBDRR). Untuk itu, sedang dilakukan pula pengumpulan informasi tentang kawasan yang rentan bencana di Aceh.
  3. Pembicaraan dengan NGO dan media juga telah dilakukan untuk membantu dalam Public Awereness Coordination Committee (PACC). Sangat diharapkan Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi, dan Telekomunikasi (Dishubinfokomtel) dapat memainkan peran utama dalam mewujudkan PACC. Di samping itu, UNDP juga telah membantu Dinas Pendidikan dan Aceh Disaster Education Forum (ADEF) dalam membuat silabus pendidikan terkait dengan DRR sejak tahun 2008.
  4. Project Manaement Unit (PMU) telah dibentuk di Banda Aceh, sedangkan sekretariat SC ditempatkan di Depdagri. Monitoring dan evaluasi telah dipersiapkan untuk perkwartal. Chief Technical Advisor (CTA) telah bertugas sejak Januari 2009. UNDP mengharapkan agar Pemerintah Aceh mengadakan pertemuan reguler dengan CTA. Proses rekruitmen (wawancara dan tes tulis) untuk 11 personel utama juga telah dirampungkan. Untuk rekruitmen di Depdagri sedang dalam pelaksanaan. Diharapkan personel yang dipilih memiliki kualitas yang tinggi untuk membantu Pemerintah Aceh dalam menangani bencana di kemudian hari.
This entry was posted in Adm. Pemb. Permukiman & Infrastruktur. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

2.839 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>